Bismillahirrahmanirrahim
Apa makna be-te?
Rupanya be-te bisa bemakna bosan atau jenuh.
Kita sering merasa bosan sebosan2nya, sehingga tidak mud lagi u beraktifiti, apakah u belajar, u bekerja, bahkan bahayanya kalau kita be-te u beribadah.
Ternyata akar be-te ini sebenarnya persepsi kita sendiri, ketika kita menilai aku tak mampu, Allah tak adil, aku selalu kesusahan, dan lain-lain keluh kesah. Allah berfirman: „sungguh manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah...“. Jadi kita suka sekali mengeluh ini, itu, dan sebagainya. Ternyata menyikapi kehidupan ini, kita persis seperti seorang anak kecil yg merengek kepada orang tuanya.
Namun sebaliknya ketika persepsi kita positif, kita berbaik sangka, maka be-te dpt kita basmi dech. Kita menjadi pejuang tangguh, yg tentunya lumrah sekali2 jatuh tersandung, namun kemudian bisa bangkit lagi dg kekuatan yg lebih besar.
Kita perlu sekali mengontrol persepsi ini, misalkan dengan melihat ke orang2 yg lebih menderita dari kita. Timbulkan rasa syukur yg tak henti2nya, dan rasa pasrah kepada Allah, karena Allah berjanji akan menambah nikmat bagi mereka yg selalu bersyukur. So,, kenapa putus harapan?,, bukanlah Allah selalu bersama kita dan selalu akan menyokong kita.
Orang mukmin tak punya be-te dalam kamus hidupnya. Orang mukmin punya cita2 tinggi, setinggi langit yg tak terbatas u kehidupan akhirat yg kekal selamanya. Tidak ada tempat u be-te di dunia yg fana ini, apalagi mengingat singkatnya masa2 hidup.
Ok,, saudaraku sekalian,, jangan sampai be-te ya..
wassalam